Selasa, 17 November 2015

Dikaki Gunung Tambora Menyimpan Sejarah Peradaban

     Senja-pun tiba,matahari mulai beranjak pergi menuju peraduannya,bumi semakin gelap dan bintang-bintang mulai bermunculan menandakan hari sudah malam.

Minggu, 15 November 2015

Menghadiri Event Jambore Seni Pelajar NTB

     Puas menikmati dan mempelajari situs peninggalan sejarah yang ada di Sumbawa Besar,keesokan harinya tepat tanggal 31 Oktober 2015 kami tim dari Sumbawa dan Lombok melanjutkan lawatan dengan mengunjungi situs peninggalan sejarah lainnya yang ada di Kabupaten Dompu.Perjalanan dari kota Sumbawa Besar menuju Kabupaten Dompu sekitar 5 jam,namun jika berhenti di perjalanan sembari beristirahat bisa memakan waktu lebih dari itu.

Selasa, 10 November 2015

Mengenal Istana Bala Kuning Lebih Dekat

     Dihari yang sama tepat tanggal 30 Oktober 2015 saya dan rekan-rekan tim dari Sumbawa dan Lombok melanjutkan Lawatan Sejarah dengan mengunjungi bangunan bersejarah lainnya yang berada di Kabupaten Sumbawa tepatnya di pusat kota Sumbawa Besar,bangunan ini bernama "Bala Kuning".Dengan mendengar nama Bala Kuning tentu langsung terlintas dibenak kita bahwa bangunan ini pasti berwarna kuning,iya lah kalo warnanya biru berarti bukan Bala Kuning dong,melainkan Bala Biru.Hehehe.

     Jarak antara Istana Dalam Loka dan Istana Bala Kuning sekitar 150 m,kita bisa jalan kaki untuk menuju Istana Bala Kuning dikarenakan jarak yang tidak terlalu jauh,hitung-hitung olahraga lah yah.Naik motor juga lebih cepat dan bisa melihat pusat pertokoan di kota Sumbawa Besar,jalan kaki maupun menggunakan kendaran anda bisa melihat bangunan bersejarah lainnya yaitu Istana Bala Puti dalam perjalana,it's your choice. :)

Cerita Dibalik Kokohnya Istana Dalam Loka

     Tepat tanggal 30 Oktober 2015 saya mengikuti kegiatan Lawatan Sejarah Daerah NTB yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi NTB.Acara ini berlangsung mulai tanggal 30 Oktober – 2 November 2015.Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada generasi muda tentang situs-situs peninggalan sejarah yang mulai tak dikenali seiring berjalannya waktu,karena tak dapat dipungkiri bahwa situs peninggalan sejarah seperti ini sangat asing ditelinga masyarakat khususnya generasi muda.Kita seharusnya mengetahui apa yang telah terjadi dimasa lampau,karena kita tidak bisa seperti saat ini tanpa sejarah.Bangsa tanpa sejarah itu bukan bangsa yang sesungguhnya.

     Kegiatan Lawatan Sejarah Daerah NTB ini diikuti oleh peserta dari seluruh daerah yang ada di provinsi NTB,masing-masing daerah terdiri dari 5 peserta,ada yang dari Lombok,Sumbawa,Dompu dan Bima.Seluruh peserta tidak berkumpul saat hari pertama kegiatan berlangsung,hanya tim Sumbawa dan tim Lombok yang berkumpul di Istana Dalam Loka yang berlokasi di pusat kota Sumbawa.Sebenarnya tim dari Lombok sudah mengawali perjalanannya mengunjungi situs peninggalan sejarah seperti Mayura dan Narmada yang ada di pulau Lombok sebelum akhirnya berlayar menuju pulau Sumbawa.Saya sangat senang sekali mengikuti kegiatan ini karena banyak mendapat teman baru dari berbagai latar belakang budaya yang berbeda,disini kita bisa berbagi pengalaman dan saling mengenal budaya masing-masing.