Sabtu, 27 Februari 2016

Awal Mula Proses Pertambangan

     Menjadi orang awam dalam dunia pertambangan tentu ini menjadi pemacu rasa penasaran saya akan dunia tambang,karena ketidaktahuan akan sesuatu menjadi pembangkit rasa ingin tahu.Dari dulu hingga sebelum mengikuti kegiatan Sustainable Mining Bootcamp V yang ada dibenak saya bahwa pertambangan di PT NNT hanyalah pengambilan logam berharga didalam tanah yang akan diolah menjadi emas,sumpah ini pemikiran orang awam banget (gubrak). Namun setelah saya mengikuti kegiatan Bootcam Batch V,saya lebih mengerti apa yang sebenarnya terjadi didalam pertambangan PT NNT,bagaimana sih proses pertambangan itu dilakukan?anda penasaran pemirsah? let’s check it out ;)

Jumat, 26 Februari 2016

Mengawali Penjelajahan Dunia Tambang

     Berbicara tentang tambang,pasti yang ada dibenak kita bahwa pertambangan itu hanya pengambilan hasil bumi yang akan berdampak negatif bagi lingkunan,selain itu juga pertambangan dapat mengubah lingkungan sekitar menjadi buruk dengan adanya proses pertambangan ini.Namun benarkah demikian?.Untuk menjawab pertanyaan tersebut,alhamdulillah saya diberi kesempatan untuk melihat proses pertambangan secara langsung di PT.Newmont Nusa Tenggara (PT NNT) selama 9 hari mulai tanggal 14-22 Februari 2016.Mendapat kesempatan yang luar biasa itu tentu tidak akan saya sia-siakan karena ini kesempatan yang mungkin tidak datang untuk yang kedua kali.

Melepas Lelah di D'Oria Boutique Resort

     D'Oria Boutique Resort,sebuah nama tempat penginapan di Pulau Lombok.Kami sampai di hotel ini saat sore hari setiba dari Desa Sembalun yang menempuh jarak sekitar 3 jam.Sekilas saya memandang D'Oria ini sangat unik dan memikat mata,kenapa?karena arsitektur bangunannya yang bergaya modern dan traditional serta beberapa hal menarik lainnya yang harus kita kupas disini,hehehe.

Sambutan Hangat
     Sesampainya di D'Oria Boutique Resort kami disabut dengan begitu hangat oleh karyawannya,dengan senyuman manis yang terpancar diwajah karyawan itu menjadi cinta pada pandangan pertama (dengan D'Oria loh yah,bukan mba nya),hahaha.Kami disuguhkan dengan segelas Orange Juice dan handuk dingin,pas banget untuk kita-kita yang lelah berjam-jam dimobil dengan muka kucel,segelas Orange Juice dan handuk dingin sangat pas untuk menghapus lelah.

     Tidak menunggu waktu lama,nampaknya juice dan handuk tadi berhasil untuk memulihkan tenaga kami.Tanpa basa-basi kamera langsung keluar dari tas dan siap hunting foto lagi (kebiasaan traveler yah gini).Suasannya pas banget,kami tiba disini saat sore hari dan kini tak terasa wan sudah mulai berwarna jingga menandakan matahari mulai tebenam.Kami langsung bergegas untuk mengabadikan sunset disini.Oh iya hampir lupa,di depan D'Oria Boutique Resort ini terdapat pantai yang indah loh,disini kita bisa melihat laksana matahari terbenam dengan indahnya.

     Pantai ini tidak terlalu ramai,tipe pasirnya halus banget,duduk di tepi pantai sangat terlihat jelas sunset yang indah itu.Perlahan tapi pasti sang surya mulai kembali keperaduannya,warna jingga dan bulatan sempurna menjadi suatu keindahan dan ciptaan Tuhan yang luar biasa,sungguh ini moment romantis di Pulau Lombok,tapi sayang saya disini cuma sendiri alias gak ada pasangan,huaa huaaa ;(.Sang surya yang beranjak pergi dan bumi kian terasa gelap,dan ini saatnya untuk kami kembali ke penginapan,menjemput sejuta kenangan yang akan kami bawa pulang bersama desir angin kegelapan.

View dari samping


Menikmati Makan Malam di D'Waroeng Sunset
     Seharian melakukan perjalanan membuat perut kosong,cacing-cacing udah pada konser,hahaha.Selepas mandi dan berganti pakaian,kami diundang untuk makan di d'waroeng sunset yang masih satu kawasan dengan D'Oria Boutique Resort.Warung ini konsepnya outdoor,jadi kita bisa merasakan semilir angin menemani makan malam kami.

     Menu disini enak-enak semua (meskipun belum rasa sih),tapi hati saya memilih menu yang bernama Nasi Nasgem dan Strawberry Juice.Sekilas nasi nasgem ini biasa aja,terlihat hanya nasi putih yang dibentuk seperti amngkuk terbalik.Nah ketidakmenarikan itulah yang membuat saya penasaran,masa iya hotel semewah ini hanya menyajikan nasi putih aja,gak mungkin,pasti ada sesuatu yang tersimpan dibaliknya,hehehe.

     Benar sekali yang saya katakan tadi,ini gak mungkin nasi aja,pasti ada sesuatunya.Saya mencoba membelahnya menjadi 2 bagian,eh ternyata ada lauk yang ngintip dari balik nasi,kayak ayam atau daging sapi gitu lah,susah dijelasinnya,intinya sumpah enak banget.Saya gak nyesal milih menu ini,yang terlihat biasa aja,don't judge the book by cover yah,karena yang terlihat menarik belum tentu menarik,begitu pula sebaliknya.

Kamar Dengan Tema Tradisional
     Di D'Oria Boutique Resort terdapat 4 kamar di atas dan 2 kamar di bawah
Tidur Nyenyak di D'Oria

Kamis, 25 Februari 2016

Nauli Bungalow Menyimpan Kenangan

     Perjalanan mengajarkan kita arti sebuah kebesaran,kebesaran sang pencipta yang tiada tara,perjalanan juga menajarkan kita arti sebuah rumah yang sesungguhnya,kenapa?karena setiap perjalanan bukan hanya meninggalkan jejak,tetapi juga meninggalkan rindu yang tertinggal disana.


     Tidak asing lagi ditelinga kita bahwa kemegahan dan keindahan Gunung Rinjani sudah tidak diragukan lagi,bahkan beritanya sudah tersohor ditelinga masyarakat dunia.Yah memang benar Rinjani ini sudah terkenal,mungkin bisa dikatakan sudah Go International kali yah,hehehe.Bagaimana tidak,para pendaki dari berbagai belahan dunia berbondong-bondong untuk meluangkan waktu dan merogoh kocek mereka hanya untuk menikmati pesona yang ditawarkan oleh gunung tertinggi ke-2 di Indonesia ini.Layaknya magnet yang menarik besi,ketika sudah menempel maka sangat sulit terlepas,begitu pula para pendaki ketika sudah berada di Gunung Rinjani maka sangat sulit untuk meninggalkannya.Namun dibalik megahnya Rinjani,tersimpan sejuta keindahan yang terletak disekitarnya,yaitu Nauli Bungalow,sebuah gerbang menuju Gunung Rinjani.